Etika Makan di Restoran Jepang Yang Dianggap Sopan

Memahami etika makan di restoran Jepang tampaknya perlu dipelajari. Khususnya bagi Anda yang sering berkunjung ke restoran tersebut di kota Anda maupun di kota yang ada di Jepang.

Etika ini menjelaskan tentang sopan tidaknya Anda dalam menikmati makanan. Uniknya, etika ini agak berbeda dibandingkan yang ditemukan di dalam negeri. Jadi, pastikan bahwa Anda tidak keliru agar diterima dengan baik oleh penyajinya.

Di sini, kami akan menunjukkan beberapa etika makan di restoran Jepang yang dianggap sopan dan tidak sopan. Pahami supaya tidak melakukan kesalahan yang berujung pada ketidaknyamanan selama menikmati makanan.

Etika Makan Ala Jepang yang Sopan
Ketika memasuki restoran Jepang, ada aturan yang unik dalam menikmati makanan. Ini terus dijaga oleh masyarakatnya untuk sekedar memberikan penghargaan bagi penyajinya. Bahkan juga mencerminkan etika yang sopan ketika menikmati hidangan.

Salah satunya ialah memperdengarkan suara ketika menyeruput kuah. Suara ini dipandang oleh penyaji bahwa pemesannya memang menikmati hidangan yang disajikan. Dan penyajinya merasakan ada kepuasan tersendiri ketika penikmatnya melakukannya.

Etika yang selanjutnya ialah menghabiskan makanan yang dipesan. Ini merupakan hal yang harus dilakukan setiap pemesan. Sebaliknya, hindari menyisakan makanan meskipun jumlahnya sedikit.

Menyisakan makanan dalam mangkuk akan dianggap kurang sopan. Penyajinya juga memandang bahwa ini perilaku yang buruk. Setidaknya, ini merupakan bagian dari pemborosan yang seharusnya tidak dilakukan.

Supaya Anda tidak dipandang buruk, baiknya pesan menu yang porsinya sesuai kebutuhan. Usahakan untuk memilih menu yang mampu dihabiskan. Dengan begitu, pesanan tidak akan tersisa sedikitpun.

Etika Makan Jepang Kurang Sopan
Banyak kebiasaan di Indonesia yang tidak bagus dibawa masuk ke restoran Jepang. Karena bila dipraktikkan, ini malah berujung pada etika yang kurang sopan.

Salah satu yang perlu dihindari ialah menggosokkan sumpit sebelum makan. Praktik ini tampak wajar jika dilakukan di Indonesia. Tetapi, ini tidak cocok untuk dibawa masuk ke restoran Jepang.

Kebiasaan menggosok sumpit sebelum dipakai malah memberikan citra buruk. Pemilik restoran sangat tidak menyukainya. Karena Anda akan dianggap telah menghina restoran lantaran diasumsikan kebersihan restoran tidak diperhatikan betul.

Selain itu, hindari mengunyah makanan sambil bicara. Kebiasaan ini juga dianggap tidak sopan. Begitupun ketika Anda melakukannya di Indonesia. Baiknya, Anda diam dan nikmati hidangan sampai habis.

Kemudian yang tidak kalah penting, Anda juga perlu menghindari dalam mengangkat makanan di atas mulut. Begitu juga, hindari menancapkan sumpit pada nasi.

Menancapkan sumpit saat istirahat makan pada nasi ini akan mengingatkan pada proses kremasi. Anda seharusnya menghindari hal tersebut sebaik mungkin.

Selesai mengonsumsi makanan, jangan pernah tempatkan sumpit pada mangkuk. Perilaku ini juga dianggap tidak sopan. Sebagai calon konsumen, kenali perilaku ini dan hindari untuk melakukannya.

Lalu bagaimana cara yang benar? Cara yang tepat ialah dengan meletakkannya pada tempat sumpit. Itu jauh lebih sopan dan dianggap memiliki etika yang baik.

Atau bila tidak, cukup tempatkan di atas nampan. Sama baiknya jika Anda menempatkannya pada benda lain yang bentuknya mirip meja. Yang pasti, jangan kembalikan pada mangkuk yang merupakan tempat untuk hidangan makanan.

Pahami apa yang diperbolehkan dan tidak diperkenankan dalam etika mengonsumsi makanan di Jepang. Jika Anda menerapkannya dengan benar, Anda akan diterima oleh pemilik restoran dengan senang hati.

Itulah informasi mengenai etika makan di restoran Jepang. Praktikan dengan benar sebagai wujud dari menjaga perasaan dari penyaji hidangan.

Leave a Reply